Kohati HMI Komisariat Fisip Umrah Gelar Seminar Umum Keperempuanan

Lihatkepri.com, Tanjungpinang – KORPS-HMI WATI (KOHATI) Komisariat FISIP UMRAH memandang pentingnya pemahaman tentang kesetaraan gander dan femenisme untuk perempuan muda Indonesia, khususnya perempuan muda Tanjungpinang yang sekarang mulai disalahartikan maknanya mengenai pergerakan kesetaraan gander tersebut. Mengingat pentingnya sepemahaman arti dari pergerakan kesetaraan gander, maka KOHATI FISIP UMRAH  menggelar seminar umum keperempuanan.

Seminar Umum Keperempuanan

Herniyati selaku panitia pelaksana seminar keperempuanan ini mengatakan bahwa peserta seminar ini berasal dari perempuan muda kalangan Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat dan Mahasiswi Perguruan Tinggi Se- Kota Tanjungpinang serta beberapa orang Mahasiswa yang turut hadir ditengah-tengan acara.

“Seminar yang bertepatan dengan hari Kartini ini, dilaksanakan pada hari Sabtu, 21 April 2018 dengan pembukaan pukul 09.30 WIB bertempat di Aula Bulang Linggi Perpustakaan dan Arsip Kota Tanjungpinang, ujarnya.

Selanjutnya, Eva selaku Ketua Umum KOHATI Komisariat FISIP UMRAH menhatakan bahwa seminar ini bertujuan untuk menyadarkan perempuan muda Kota Tanjungpinang yang masih belum menyukai pergerakan agar mengetahui pentingnya peran dan partisipasi perempuan dalam ikut serta menentukan indikator dan pemikirannya nanti ditingkat nasional, daerah maupun sampai kepelosok desa sebagai tolak ukur keberhasilan pembangunan Indonesia dengan berpartisipasi di eksekutif, legislatif maupun yudikatif

“Dengan dihadirkannya narasumber yang berasal dari Dinas Pemberdayaan Perempuan, anak dan masyarakat Kota Tanjungpinang  (Dra. Hj. Lindawati), Akademisi (N. A. Dwi Putri, M. Si) serta Ketua Panwaslu Kota Tanjungpinang (Maryamah, M. Pd. I)  akan menambah wawasan dan menuntaskan pemahaman mengenai pergerakan perempuan muda tanpa menyalahartikan kesetaraan gander maupun feminisme yang sebenarnya,” harapannya.

Eva juga mengatakan bahwa Perempuan muda Tanjungpinang (aktivis perempuan) semakin menjamur saat ini, terlihat dengan tingginya antusias Mahasiswi-mahasiswi di setiap organisasi melalui inovasi dan kreasinya membuka suara melalui pergerakan-pergerakannya dalam permasalahan kesenjangan sosial maupun penolakan terhadap kebijakan pemerintah yang tujuannya adalah sebagai perpanjangan tangan dari masyarakat”.

“Diharapkan nantinya output dari seminar ini bukan hanya sekedar penyampaian materi dan tanya jawab secara satu arah, tapi bagaiman dengan hadirnya seminar umum keperempuanan KOHATI FISIP UMRAH ini akan ada ide dan tindak nyata untuk penyelesaian permasalahan perempuan Kota Tanjungpinang yang nantinya menjadi penyadaran bahwa penyelesaian permasalahan perempuan Kota Tanjungpinang bukan hanya tertumpu pada Dinas pemberdayaan Perempuan, anak dan masyarakat Kota Tanjungpinang, tapi menjadi kewajiban untuk kita semua sebagai perempuan Indonesia sebagai pencegah maupun penyelesaiannya,” ujarnya

Selanjutnya Eva juga mengatakan piahknya telah berkoordinasi dengan Ibu Dra. Hj. Lindawati (perwakilan dari Dinas Pemberdayaan Perempuan, anak dan masyarakat) agar nantinya kegiatan-kegiatan yang sifatnya pemberdayaan dari Dinas Pemberdayaan Perempuan, anak dan masyarakat dapat disandingkan dan diturutsertakan KOHATI FISIP UMRAH dalam pengelolaannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

%d blogger menyukai ini: