Sangat Dibutuhkan Masyarakat, SABAR Gagas Program Sama-Sama

Lihatkepri.com, Tanjungpinang – Calon Walikota dan Wakil Walikota Tanjungpinang, Syahrul – Rahma akan memberikan santunan berupa insentif bagi pekerja sosial serta santunan duka bagi warga Tanjungpinang yang meninggal dunia.

SABAR (Syahrul Rahma Bersama Rakyat)

Program-program unggulannya lebih difokuskan pada pemberdayaan dan pembangunan manusia, SABAR begitu peduli terhadap kondisi masyarakat. Seperti namanya yakni SABAR (Syahrul Rahma Bersama Rakyat). Pemberian insentif kepada pekerja sosial serta uang duka bagi warga yang meninggal dunia, dikemas dalam Program Sama-Sama “Santunan Masyarakat Syahrul Rahma.”

“Program ini berdasarkan aspirasi masyarakat yang kemudian dikaji mendalam oleh Tim Pemenangan SABAR dengan melibatkan kalangan profesional,” ujar Ade Angga selaku Ketua Tim Pemenangan SABAR, Rabu (4/4/2018).

Syahrul menyampaikan pemberian santunan salah satu program kepedulian terhadap kesejahteraan rakyat sekaligus penghargaan kepada warga masyarakat atas jasa-jasanya yang turut serta mendukung program pembangunan daerah. Pekerja sosial yang dimaksud Paslon SABAR, adalah para Mubaligh, Guru TPQ/Agama lainnya, Guru PAUD, Penyelenggara Fardhu/Kifayah, Imam Mesjid, Penjaga Mesjid/Rumah Ibadah, Penjaga Pos Yandu hingga Penggali Kuburan.

Sedangkan santunan duka atau kematian diberikan kepada warga masyarakat Tanjungpinang yang meninggal dunia, yang akan diterima ahli warisnya. “Jika kami diberikan amanah untuk memimpin Kota Tanjungpinang, semua pekerja sosial akan mendapatkan santunan, sebagai bentuk penghargaan atas sumbangsih jasa-jasa mereka,” ucap Syahrul.

Karena jasa-saja para pekerja sosial ini memang sangat dibutuhkan dalam kehidupan masyarakat, maka program ini sudah menjadi komitmen kami jika masyarakat memberikan kesempatan kepada SABAR untuk menjadi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tanjungpinang.

Sabar Bersama Masyarakat

Sementara itu, menurut Rahma pemberian santunan merupakan salah satu support bagi pekerja sosial yang memberikan pengabdian bagi kepentingan orang ramai. Begitu halnya dengan pemberian santunan duka/kematian adalah sebuah apresiasi kepada warga masyarakat Tanjungpinang, yang turut serta membangun daerah.

“Selama ini, hal-hal seperti ini (Pemberian insentif bagi pekerja sosial dan santunan duka) bagi warga kurang mendapat perhatian, untuk itu kita akan perjuangkan,” ujarnya.

Program santunan bagi pekerja ini sangat dibutuhkan warga yang dapat dimanfaatkan bagi keperluan keluarganya. Termasuk uang duka bagi warga yang meninggal dunia. Program intensif kepada pekerja sosial apalagi santunan duka, memang program baru bagi Kota Tanjungpinang. Dengan program ini warga masyarakat Tanjungpinang yang mencakup pekerja sosial akan mendapat penghasilan tambahan untuk menopang kehidupan keluarganya.

Padahal jasa-jasa mereka cukup besar dalam mendukung pembangunan daerah. Selain itu, warga masyarakat yang meninggal dunia apalagi dari keluarga kurang mampu sepertinya tidak perlu lagi khawatir akan berbagai biaya untuk urusan penguburan jenazah karena akan mendapatkan bantuan dari pemerintah daerah berupa santunan kematian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

%d blogger menyukai ini: