BI Kepri Berdayakan Petani Cabai Merah di Eks Lahan Tambang Bauksit

Lihatkepri.com, Bintan – Puluhan Hektar lahan eks tambang Bauksit Bintan tak termanfaatkan, Bank Indonesia (BI) Perwakilan Kepri berdayakan Petani menanam cabai Bendung ketahanan Pangan Kepri. Kabupaten Bintan merupakan daerah yang memiliki tanah yang relatif luas di Provinsi Kepulauan Riau Menurut kepala Perwakilan BI Provinsi Kepri Gusti Raiza Eka Putra menyebutkan cukup banyak tanah tanah di Bintan bekas tambang bauksit yang tidak di manfaatkan secara maksimal.

“Tanah bekas bauksit sangat baik untuk di kembangkan tanaman organik,” kata Kepala BI Kepri.

Dari Bank Indonesia kata Raiza mencoba mendorong para petani supaya lebih produktif memanfaatkan dan mengembangkan lahan bauksit menjadi sektor pertanian Hortikultura. “Saya berharap Produktivitas sektor pertanian hortikultura tanah Bauksit di wacopek Bintan dapat meningkatkan Perekonomian Kepri,”Kata kepala perwakilan BI Kepri.

Adapun tanaman Organik seperti cabai Merah dan tanaman hortikultura lainya merupakan Komuditi pangan yang dibutuhkan Masyarakat Kepri. Ia menyebutkan sekitar 500 Juta dana CSR (Corporate Social Responsibility ) BI perwakilan kepro di sumbangkan kepada kelompok tani Sumber Makmur Bintan.

“Bentuk sumbangan berupa barang tidak bergerak,”kata Ia

Adapun bentuk sumbangan antara lain Bantuan berupa kandang komunal, embung dan bendungan air.

Sementara itu Wakil Bupati (Wabup) Bintan Dalmasri meminta kepada penerima bantuan dari Bank Indonesia (BI) di Wacopek, BIntan Timur, agar tidak menyia-nyiakannya. Pasalnya, pengalaman selama ini, ada program bantuan yang hasilnya kurang maksimal.

“Sudah 15 tahun Kabupaten Bintan berdiri, sudah tak terhitung bantuan diberikan. Bantuan ternak misalnya, sampai hari ini belum ada laporan hasilnya sukses atau tidak,” kata dia.

Pernyataan Dalmasri tersebut disampaikan di hadapan Kelompok Tani Sumber Makmur yang mendapatkan bantuan Program Dedikasi Negeri oleh Bank Indonesia (BI) di Wacopek, Bintan Timur. Bantuan dari BI Kepri tersebut diharapkan Dalmasri mampu meningkatkan sektor pertanian yang dikembangkan Kelompok Tani Sumber Makmur.

Sebelumnya sebut Wabup Bintan, kelompok ini juga pernah menerima bantuan proyek pengembangan cabai dan pengendalian pupuk dan peralatan mekanik dari Dinas Ketahanan Pangan Pertania dan Kesehatan Hewan pada Juli 2017 lalu.

Lewat pemberian bantuan tambahan oleh BI Kepri, program pengembangan hortikultura di Wacopek diharapkan mampu berkembang maju dan bisa mensuplai kebutuhan komoditas tani di Bintan, bahkan bisa berskala ekspor. (Ajang Nurdin)

Silahkan Download

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

%d blogger menyukai ini: