Upah Tukang Jadi Beban Penerima BSPS Dari Kementrian PUPR

Lihatkepri.com, Lingga – Para penerima program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) RI di Kabupaten Lingga mempertanyakan cara kerja atau sistem dari bantuan program tersebut.

Pasalnya, mereka merasa sedikit keberatan karena bantuan senilai Rp15 Juta untuk satu rumah itu belum termasuk dengan upah tukang. Sedangkan secara ekonomi hidup mereka pas-pasan.

“Saya tinggal sendiri dirumah, untuk makan saja sulit, apa lagi ngumpul uang buat upah tukang, dimana saya harus mencari,” ungkap salah satu penerima rumah dari program kementerian PUPR yang tak mau namanya diberitakan, Senin (28/08).

Dia mengatakan jika memang dalam program BSPS itu biaya upah tukang harus di keluarkan oleh pemilik rumah, ia berencana akan membatalkan bantuan tersebut.

“Memang secara material kita di bantu pemerintah, sedangkan untuk upah katanya dari kita pribadi. Berarti program ini tidak sama dengan program Rumah Tidak Lalayak Huni (RTLH), yang biayanya terplot dalam anggaran,” terangnya. (Wira)

Silahkan Download

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

%d blogger menyukai ini: