ANDROID MU BISA JADI MALAIKAT MAUT MU

Jika mendengar kata ponsel atau android pasti sebagian besar dari pembaca membayangkan ponsel anda sendiri.  Dan tidak sedikit yang membayangkan manfaat yang telah diberikan oleh ponsel yang kita miliki begitu besar, yang selalu menemani dimanapun dan kapanpun kita inginkan. Namun mengapa penulis mengatakan bahwasanya android adalah malaikat maut?, hal ini akan terjadi apabila kita salah mempergunakannya!.

Hampir semua kalangan masyarakat Indonesia > 75% pasti memiliki android, baik itu kalangan anak-anak, remaja, apalagi dewasa pasti sudah memilikinya. Bisa juga dikatakan bahwa sekarang kita dengan android bagaikan langit dan bumi, dimana ada langit pasti ada bumi. Nah sama saja seperti halnya kita, dimana kita berada jarang sekali android tidak ada. Sehingga segala aktifitas yang kita lakukan sehari-hari ditemani oleh android. Seperti halnya mau makan, minum,masak bahkan kerja didapur pun android selalu ada, apa lagi mau tidur pasti ada android. Namun tahukah kalian kejamnya android apabila kita mengabaikan efek sampingya. Android bisa membunuhmu kawan, yaa bisa dikatakan android pembunuh berdarah dingin.

Berikut penjelasannya, menurut teori  yang pernah saya ketahui  bahwa. Berdasarkan studi yang diterbitkan dalam jurnal Organizational Behavior and Human Decision Processes, menggunakan smartphone setelah pukul 21.00 bisa mengurangi kuantitas tidur dan menurunkan performa kerja di siang hari. Studi ini melibatkan sejumlah karyawan yang menyalakan ponsel saat tidur. Selain itu, orang yang kerap tidur di dekat ponsel yang menyala rentan dihantui sindrom hypervigilance. Hypervigilance mengacu pada perasaan yang terus-menerus tegang dan waspada. Area tertentu di bagian belakang otak Anda akan selalu mengharapkan ada panggilan dan akibatnya otak sulit melakukan relaksasi.

Pakar mengenai tidur Dr Neil Stanley mengatakan:. “Untuk mendapatkan tidur malam yang baik, Anda harus merasa aman dan tidak khawatir tentang apa pun. Dengan membiarkan ponsel mati di malam hari, Anda tak perlu gelisah untuk mengecek ponsel. Dan otak jadi lebih ringan.” Bahaya lain yang mengintai adalah akibat pencahayaan yang memancar dari ponsel. Menurut Dr Charles Czeisler, profesor pengobatan tidur di Harvard University, cahaya tersebut dapat mengganggu ritme alami tubuh, sehingga menipu tubuh kita dan menyangkanya bahwa itu adalah siang hari. (Sumber; Maya Indriyani/Huffington Post).

Sebagai barang yang hampir tidak dapat dipisahkan dari kita ponsel telah banyak membantu untuk memudahkan komunikasi kita dengan orang lain. Namun, meskipun sebagai sahabat ternyata ponsel juga menyimpan bahaya tersendiri yang tidak disadari oleh kita semua. Apalagi pada saat tidur tak jarang pemilik ponsel mematikan atau menjauhkan ponselnya. Ponsel memiliki pancaran radiasi tinggi yang tak kasat mata, hal ini menyebabkan seseorang tidak menyadari akan bahayanya. Menurut data WHO, radiasi ponsel bersifat karsinogenik yang dapat mempengaruhi susunan saraf manusia, yang akhirnya dapat menyebabkan kanker atau tumor.

Tidur adalah waktu untuk beristirahat dari berbagai aktifitas yang sering dilakukan oleh kita, namun apabila tidur kita terganggu maka, bisa jadi aktifitas anda sehari-hari juga akan terganggu. Oleh karena itu, guna menghindari kemungkinan terburuk, ada baiknya jika anda menghilangkan kebiasaan untuk tidur bersama ponsel.

Berikut ada beberapa dampak negative tidur di dekat ponsel, yang dikutip dari berbagai sumber. 1) Dapat menyebabkan tumor otak; Radiasi ponsel dapat mempengaruhi terbentuknya neoplasma dari regenerasi sel yang tidak wajar. Umumnya tumor otak menyerang orang dewasa pada usia produktif, namun tidak sedikit pula ditemukan kasus di mana tumor juga dapat menyerang anak-anak. Oleh karena itu, mulai saat ini usahakan untuk tidak menggunakan ponsel terlalu sering, apalagi sampai dibiasakan tidur di dekatnya. 2)  Dapat menyebabkan kanker; Hampir sama dengan tumor otak, radiasi ponsel juga dapat mempengaruhi proses pembelahan sel-sel di dalam tubuh menjadi tidak terkendali, sel-sel abnormal ini kemudian menyerang jaringan terdekat yang secara rutin bersentuhan langsung dengan ponsel, seperti kulit dan telingga. Tak jarang anggota tubuh lainnya seperti perut juga dapat terpapar radiasi ponsel sehingga menyebabkan kanker, karena ketika tidur si pemilik tidak sadar kerap meletakkannya di bawah tubuh dan menindihnya. 3) Terbakar dan meledak;  Media massa seperti televisi dan surat kabar pernah memberitakan kasus ponsel meledak dan terbakar ketika si pemiliknya sedang tertidur sehingga melukainya. Kejadian tersebut terjadi karena sering kali pemilik ponsel mengisi ulang dayanya dan kemudian tertidur di sisinya, ketika daya sudah penuh dan lupa mencabutnya, maka ponsel akan menjadi panas dan bila sampai terjadi korsleting dapat membuatnya meledak hingga terbakar. 4) Menyebabkan sakit kepala;  Radiasi ponsel bagi beberapa orang yang sensitif terhadap gelombang RF yang dipancarkan dapat menyebabkan sakit kepala, pusing, mual-mual, bahkan hingga muntah. 5) Menyebabkan tidak bisa tidur dengan nyenyak;  Ponsel dapat membuat seseorang jadi tidak bisa tidur dengan nyenyak, entah karena asyik memainkan permainan, bertelepon ria dengan pacar, sibuk membalas pesan dari kolega, atau membaca informasi-infromasi dari internet. Ponsel juga dapat menyebabkan si pemiliknya selalu merasa was-was, merasa gelisah dan tegang. 6) Serangan jantung;  Pada beberapa kasus pernah ditemukan seseorang yang memiliki riwayat penyakit jantung tiba-tiba meninggal dunia seketika ketika mendengar ponselnya berdering di tengah malam, bisa jadi yang bersangkutan kaget sehingga mengalami serangan jantung. 7) Menyebabkan kelelahan; Ponsel yang berada dekat dengan pemiliknya dapat membuat kualitas tidur menjadi tidak nyenyak. Meskipun Anda tertidur, namun sesungguhnya Anda masih tersadar, dengan ditandai Anda masih mengingat beberapa hal yang terjadi ketika Anda tertidur. Hal ini dapat membuat Anda mengalami kelelahan ketika bangun keesokan harinya. 8) Menghambat metabolisme tubuh; Diketahui bahwa ketika seseorang tertidur sesungguhnya di saat inilah metabolisme tubuh sedang bekerja dengan aktif. Oleh karena itu, bila seseorang terpapar radiasi ponsel atau bila tidur jadi tidak nyenyak, maka proses metabolisme tubuh akan terhambat, sehingga proses pencernaan makanan atau pun proses detoksifikasi racun di dalam tubuh juga ikut terganggu.

Bagaimana ?, masih mau tidur bersama ponsel ?, semoga informasi diatas bisa menggugah hati kita semua untuk lebih waspada dan berhati-hati dalam menggunakan ponsel secara berlebihan terutama pada saat tidur.  Namun semua itu tergantung dari diri sendiri, apakah anda masih ingin tidur denga ponsel dengan segala resiko yang ada, atau menjauhkannya demi kesehatan diri sendiri. Dan semoga informasi diatas bermanfaat ya.

Ditulis Oleh Shelly Tsaniah (Mahasiswa FE. UMRAH)

Silahkan Download

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

%d blogger menyukai ini: