HMKN Tanjungpinang, Desak DPRD Provinsi Kepri Dapil Natuna-Anambas di PAW

Lihatkepri.com, Tanjungpinang – Hilangnya penyalur aspirasi masyarakat dengan meninggalnya Sofyan Syamsir dan Erianto tersandung kasus menimbulkan keresahan bagi masyarakat khususnya mahasiswa yang tergabung dalam HMKN (Himpunan Mahasiswa Kabupaten Natuna).

Berbagai permasalahan terkait gencarnya isu pembangunan Nasional di Kabupaten Natuna juga menimbulkan keresahan dikalangan mahasiswa.

Wakil Ketua HMKN Tanjungpinang, Wan Didit Saputra mengatakan Gencarnya pembangunan di Kabupaten Natuna begitu menarik perhatian mahasiswa baik segi positif dan segi negatif, aspirasi mahasiswa yang tidak tersampaikan ke pemerintah sehingga mahasiswa harus turun berunjuk rasa langsung.

“Kosongnya bangku Dewan Legislatif Dapil Natuna-Anambas membuat masyarakat Natuna khususnya Mahasiswa yang berada di Tanjungpinang merasa kehilangan tempat penyalur aspirasi,” pungkasnya.

Selanjutnya, Ketua HMKN Tanjungpinang Februyadi menambahkan, kekosongan bangku DPRD ini bukan baru-baru ini melainkan sudah sejak Mei 2016 lalu, perkembangan kasus pun sudah jelas tapi belum ada kejelasan mengenai paw nya, sekarang 2 perwakilan kami di prov. Kepri yang jadi permasalahan karena kami betul-betul kehilangan figur orang tua di ibukota provinsi ini.

“Kami meminta kepada pemerintah provinsi kepri baik itu Gubernur maupun Ketua DPRD Kepri tidak tutup mata mengenai hal ini, natuna juga merupakan bagian dari prov. Kepri, kami masyarakat Natuna juga masih bagian dari masyarakat Kepri, jadi kami mohon kepada pemprov kepri untuk sekiranya dapat membantu proses PAW nya perwakilan kami dan dilantiknya DPRD kami yang baru,” ujarnya.

Menurut Februyadi, seharusnya ada tiga wakil rakyat dari daerah pemilihan (dapil) Anambas-Natuna yang menjadi penyampai aspirasi mereka di DPRD Provinsi Kepulauan Riau. Namun, di pengujung tahun ini kondisinya tinggal satu orang saja (Taufik) yang menjadi penghubung permintaan masyarakat dari kabupaten Anambas dan Natuna.

 

Silahkan Download

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

%d blogger menyukai ini: