KKN Kebangsaan Membangkitkan Kesadaran Masyarakat akan Potensi Wisata

Lihatkepri.com, Karimun – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Kebangsaan (KKNK) 2016 yang terdiri dari beberapa delegasi Universitas di seluruh Indonesia yang berlokasi pada desa Tulang, Kecamatan Karimun, Kabupaten Karimun melakukan Seminar Ekowisata dengan Tema “Membangkitkan Kesadaran Masyarakat akan Potensi Wisata”.

Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis (23/8/2016) bertempat di Gedung Serbaguna yang dihadiri oleh Kepala Desa, Ketua BPD, perangkat desa beserta tokoh masyarakat Desa Tulang.

Muhammad Afif Giffari menjelaskan kegiatan ini dimaksudkan untuk menjelaskan tentang potensi ekowisata bahari yang dapat dikembangkan di Desa Tulang. Mulai dari pengenalan ekowisata desa hingga tatacara memajukan pariwisata.

“Seminar ini merupakan hasil dari inventarisasi dan observasi yang telah dilakukan para mahasiswa KKNK di Desa Tulang selama sebulan. Jadi, sebelum meninggalkan desa, terlebih dahulu kami harus memaparkan apa-apa saja yang menjadi kelebihan dan kekurangan dalam memajukan pariwisata desa” lanjut afif.

Dalam paparannya, Afif mengatakan bahwa salah satu penghambat kemajuan dalam bidang pariwisata desa ialah kurangnya penyebaran informasi melalui dunia media sosial. Padahal, apabila pantai pasir putih selalu diperkenalkan hingga masyarakat luar tahu, dipastikan dapat menjadi objek wisata yang ramai dikunjungi.

“Sedari awal, kami telah menyadari bahwa pantai pasir putih ini harus selalu diekspos. Maka dari itu, kami menghimbau masyarakat agar peka terhadap dunia informasi media. Nah hal inilah yang kami dorong sebulan terakhir,” ujar mahasiswa Institut Pertanian Bogor ini.

Disisi lain, Dika Brianti mahasiswi KKNK asal Universitas Sumatera Utara (USU) melanjutkan bahwa selain penyebaran informasi melalui media, menejemen dalam menjaga keindahan pantai juga sudah mulai harus dibenahi.

“Ada banyak pantai yang indah di Indonesia tapi juga banyak yang tidak dijaga oleh masyarakat setempat. Akibatnya, pantai tersebut lama-kelamaan kehilangan pesona wisatanya,” ujar Dika.

Menurut Dika, sembari menjaga keutuhan pantai, mulai dari sekarang pantai pasir putih desa Tulang ini benar-benar harus menjadi identitas desa. Sehingga, ketika masyarakat luar mendengar kata desa Tulang yang tergambar olehnya adalah pantai dengan pemandangan senja (Sunset) yang indah.

“Caranya sederhana, pemuda-pemuda disini bisa saja mengadakan event ditiap malam minggu. Banyak hal bisa dilakukan pada malam tersebut. Kami yakin, apabila hal-hal ini dilakukan dengan baik, bukan tidak mungkin suatu saat wisatawan akan berbondong-bondong kemari,” ujar Mahasiswi Sastra Jepang ini.

 

Silahkan Download

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

%d blogger menyukai ini: